
Keterangan Gambar : Gubernur dan Wakil Gubernur PMDS 2026-2027
PMDS resmi memperkenalkan Gubernur dan Wakil Gubernur
terpilih untuk masa bakti 2026–2027. Jabatan Gubernur diemban oleh Alya Luthfi,
siswi kelas 8A yang akrab disapa Alya. Sementara itu, posisi Wakil Gubernur
dipercayakan kepada Atalithova Hazhzya El Qoriea Vayadzka, yang dikenal dengan
sapaan Hazie.
Alya Luthfi dikenal sebagai pribadi yang gemar membaca, baik
buku fiksi maupun nonfiksi. Selain itu, ia juga memiliki hobi mendengarkan
musik dan traveling. Dalam pandangannya, seorang pemimpin harus terbuka terhadap
kritik dan saran. “Saya adalah pribadi yang suka, bahkan hobi, mengkritik.
Dengan menjadi gubernur, saya ingin mampu mengelola organisasi ini dengan baik
serta menerima kritik dan saran dari anggota PMDS,” ujarnya.
Dalam perjalanannya, Alya mendapat dukungan penuh dari
keluarga serta teman-teman seangkatannya. Ia juga terinspirasi oleh Gubernur
PMDS periode 2025–2026, yang dinilainya memiliki kepemimpinan tegas
namun tetap mengayomi dengan sikap lembut dan penuh perhatian.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Atalithova Hazhzya El Qoriea
Vayadzka atau Hazie dikenal sebagai sosok yang aktif dan kreatif. Ia mengisi
waktu luangnya dengan membaca, merajut, menjahit, serta bersosialisasi bersama
teman-temannya. Hazie mengaku menjadikan ibundanya sebagai tokoh inspiratif
karena berbagai prestasi yang telah diraih. Ia juga bersyukur atas dukungan
penuh dari keluarga dalam perjalanannya menjadi Wakil Gubernur PMDS.
Dalam masa kepemimpinan ini, Gubernur dan Wakil Gubernur
PMDS mengusung visi untuk menjadikan organisasi santri yang inspiratif dalam
mengembangkan potensi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membentuk generasi
yang bertanggung jawab, percaya diri, dan inovatif.
Untuk mewujudkan visi tersebut, dirumuskan beberapa misi,
antara lain:
Adapun tujuan utama dari kepengurusan ini adalah membantu santri MTsS DMP berkembang, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, serta membentuk pribadi yang bertanggung jawab, percaya diri, inovatif, dan peduli terhadap sesama.
Bismillah, kepemimpinan ini menjadi ikhtiar bersama untuk membentuk santri yang unggul, tangguh dan penuh kebermanfaatan. (Humas_DMP)
Tulis Komentar